Launching Buku “Perilaku Tanah Lempung Ekspansif dan Alternatif Penanganannya”, Kolaborasi Dekan Fakultas Teknik UNIBA Surakarta dan UNIVET Bantara

Surakarta — Fakultas Teknik Universitas Batik Islam (UNIBA) Surakarta menyelenggarakan kegiatan launching buku berjudul “Perilaku Tanah Lempung Ekspansif dan Alternatif Penanganannya”, yang merupakan hasil kolaborasi akademik antara Dekan Fakultas Teknik UNIBA Surakarta, Ir. Bagas Wahyu Adhi, S.T., M.T., dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET) Bantara, Ir. Hendramawat Aski Safarizki, S.T., M.T..
Kegiatan launching buku ini menjadi wujud nyata sinergi dan kerja sama antarperguruan tinggi dalam pengembangan keilmuan Teknik Sipil, khususnya di bidang geoteknik. Buku ini mengulas secara mendalam karakteristik tanah lempung ekspansif, dampaknya terhadap stabilitas dan kinerja struktur bangunan, serta berbagai alternatif metode penanganan yang berbasis kajian ilmiah dan pengalaman lapangan.
Ir. Bagas Wahyu Adhi, S.T., M.T. menyampaikan bahwa buku ini disusun sebagai referensi akademik dan praktis bagi mahasiswa, dosen, serta praktisi teknik sipil dalam memahami dan menangani permasalahan tanah lempung ekspansif yang masih sering dijumpai pada berbagai proyek infrastruktur di Indonesia.
Sementara itu, Ir. Hendramawat Aski Safarizki, S.T., M.T. menegaskan bahwa kolaborasi penulisan buku ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan penelitian. Kolaborasi lintas institusi diharapkan mampu memperkaya sudut pandang keilmuan serta menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Launching buku ini juga menjadi bagian dari upaya Fakultas Teknik UNIBA Surakarta dan Fakultas Teknik UNIVET Bantara dalam meningkatkan luaran akademik dosen berupa buku referensi, sekaligus mendorong budaya literasi, riset, dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Dengan diterbitkannya buku “Perilaku Tanah Lempung Ekspansif dan Alternatif Penanganannya”, kedua institusi berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu teknik sipil serta menjadi rujukan dalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan di Indonesia.

