SURAKARTA – Bagaimana jika limbah popok dan sayuran diubah menjadi gel aromatik yang wangi, multifungsi, sekaligus ramah lingkungan? Gagasan inilah yang diwujudkan mahasiswa Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta melalui GELVORA, inovasi gel aromatik multifungsi berbasis ekonomi sirkular yang memanfaatkan material hasil olahan limbah popok sebagai salah satu bahan dasar dan limbah sayuran sebagai pewarna alami. Produk ini berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Kewirausahaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

GELVORA dikembangkan oleh tim mahasiswa lintas program studi yang diketuai Muhammad Efendi dari S1 Teknik Industri, bersama Aditya Riko Ahmad Fradian dari S1 Teknik Industri, Wildan Muttaqin Ramadhani dari S1 Teknik Sipil, Ganang Ramadhan dari S1 Akuntansi, dan Faqih Muhammad Izz Syababillah dari S1 Informatika. Tim ini mendapatkan pendampingan dari Sri Purwati, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Industri UNIBA Surakarta. Hadir sebagai solusi yang tidak sekadar membuat ruangan lebih harum, GELVORA dirancang dengan fungsi multifungsi: sebagai penyegar udara sekaligus pengusir nyamuk dan serangga. Saat ini GELVORA hadir dalam tiga pilihan aroma, yaitu Lavender, Orange, dan Kopi, sehingga konsumen dapat memilih karakter aroma sesuai selera.

Keunikan GELVORA terletak pada konsep “waste to value” yang mengubah dua jenis limbah menjadi produk bernilai. Material limbah popok terlebih dahulu melalui proses sterilisasi, pembersihan, dan pengolahan secara higienis, kemudian produk dikembangkan dengan pengendalian mutu untuk menjaga kualitas dan kelayakan penggunaannya. Sementara itu, pemanfaatan limbah sayuran sebagai pewarna alami semakin memperkuat karakter ramah lingkungan yang menjadi identitas GELVORA.

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah bukan akhir dari sebuah produk, tetapi bisa menjadi awal dari sebuah inovasi. GELVORA kami hadirkan sebagai produk yang wangi, fungsional, dan membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Muhammad Efendi, Ketua Tim GELVORA.

Dengan menggabungkan aroma, fungsi, inovasi, dan keberlanjutan, GELVORA memiliki peluang untuk menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan produk aromatik dengan konsep ramah lingkungan. Melalui pendanaan PKM, tim GELVORA akan terus mengembangkan kualitas, desain, kemasan, dan strategi pemasaran agar produk dapat tumbuh menjadi rintisan usaha mahasiswa yang memiliki daya saing.