“Cuan dari Kandang”: Tim HMTI UNIBA Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2025
Surakarta, Juli 2025 — Fakultas Teknik Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI). Dalam ajang Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, tim HMTI UNIBA berhasil lolos seleksi dan memperoleh pendanaan nasional.
Program yang diusung berjudul “Cuan dari Kandang: Inovasi Luar Biasa dari Limbah Kotoran Sapi Menjadi Produk Inovatif yang Menciptakan Desa Wirausaha”. Inovasi ini berfokus pada pengolahan limbah ternak menjadi produk ramah lingkungan bernilai ekonomis tinggi, seperti pupuk organik, biobriket, dan bahan baku daur ulang lainnya. Program ini dirancang untuk diterapkan secara nyata di desa mitra sebagai langkah konkret menciptakan desa berbasis kewirausahaan berkelanjutan.
Ketua Pelaksana dan Struktur Tim
Program ini dipimpin oleh Muhammad Efendi (2023070007), mahasiswa angkatan 2023 sebagai ketua pelaksana. HMTI sebagai organisasi pengusul diketuai oleh Moch Farrel Radhitya. Kegiatan ini juga didukung oleh dosen pembimbing Sri Maya Sari, S.T., M.Si.
Adapun anggota tim yang tergabung dalam program ini adalah:
- Rahasto Sandi Pamungkas (2023070009)
- Fathin Rais Alfatiy (2023070003)
- Mahendra Girimukti P. (2023070004)
- Fadel Refasa Kusuma (2023070010)
- Nur Kholis Majid (2023070012)
- Arnata Yoga Ari (2023070005)
- Fradana Budi Ichsan P. (2024070003)
- Annisa’Nur Afandi (2024070008)
- Gempa Putra Sadewa (2024070004)
- Calina Bunga Arthaimelda (2023040006)
- Siwi Aprilia (2024040009)
- Hanna Adzania Poernomo (2024040012)
- Rismala Destanti Amalia (2023080008)
- Nur Rohmansyah Ramadhan (2023080005)
Membangun Desa Wirausaha Berbasis Lingkungan
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan keilmuan teknik industri secara langsung, tetapi juga berupaya mentransformasikan limbah menjadi sumber daya ekonomi yang berdampak pada masyarakat desa. Program ini menargetkan penguatan kapasitas masyarakat dalam hal pelatihan produksi, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta sistem pemasaran digital yang terintegrasi.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
- SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
- SDG 13: Aksi terhadap Perubahan Iklim
Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas.