Surakarta – Dekan Fakultas Teknik Universitas Islam Batik Surakarta (UNIBA) Surakarta melakukan konsolidasi strategis bersama Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Periode 2024–2029, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, ST., MT., IPU., ASEAN Eng. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik profesional keinsinyuran di Indonesia.

Kegiatan konsolidasi tersebut membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung implementasi Undang-Undang Keinsinyuran, peningkatan kompetensi lulusan melalui sertifikasi profesi, serta pengembangan Program Profesi Insinyur yang selaras dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional.

Dekan Fakultas Teknik UNIBA Surakarta Ir. Bagas Wahyu Adhi ST., MT menyampaikan bahwa kolaborasi dengan PII merupakan langkah strategis dalam memastikan bahwa kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat memiliki relevansi langsung dengan praktik keinsinyuran di lapangan.

“Sinergi antara kampus dan organisasi profesi menjadi kunci dalam mencetak insinyur yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran akademik dalam praktik keinsinyuran secara nyata,” ungkap Dekan Fakultas Teknik.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, ST., MT., IPU., ASEAN Eng menegaskan pentingnya keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam membangun ekosistem keinsinyuran yang profesional dan berdaya saing global. Peran akademisi dinilai sangat strategis dalam pengembangan standar kompetensi, riset terapan, serta pembinaan insinyur muda.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kerja sama berkelanjutan antara Fakultas Teknik UNIBA Surakarta dan PII, baik dalam bentuk seminar, pelatihan, pendampingan sertifikasi, maupun penguatan implementasi praktik keinsinyuran berbasis keilmuan.

Fakultas Teknik UNIBA Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme lulusan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan di Indonesia.